Kamis, 20 Juni 2019

Coca-Cola #BeraniMengubah Plastic Reborn



Pada hari Kamis, 13 Juni 2019 kemarin saya berkesempatan menghadiri undangan Plastic Reborn #BeraniMengubah dari The Coca-Cola Company yang berlangsung di Kantorkuu - Coworking & Office Space Citywalk Sudirman.
Acara berlangsung dengan lancar. Dari sini, aku mendapatkan banyak ilmu dan pengetahuan tentang plastik. Ya, plastik, bahan baku yang hampir mendominasi semua barang-barang yang kita pakai sehari-hari.
Setelah registrasi, aku diberi selembar kuesioner dengan beberapa pertanyaan tentang plastik. Aku yang notabene konsumen plastik yang tidak banyak tahu tentang plastik pun hanya bisa menjawab sepengetahuanku aja...😊.
Nggak lama kemudian, acara pun dimulai.

Bincang Bersama Gerakan Plastic Reborn #BeraniMengubah kali ini menghadirkan Guru Besar Pengelolaan Udara dan Limbah dari Institut Teknologi Bandung ( Profesor Enri Damanhuri ), Regional Technical Director Coca-cola Indonesia ( Gunawan Mangunsukarjo ), Public Affairs and Communication Director Coca-Cola Indonesia ( Triyono Prijosoesilo ), dan Pendiri Komunitas Kertabumi Klinik Sampah ( Iqbal alexander ).





Melalui Beliau-Beliau, akupun mulai tahu ternyata plastik itu ada jenis-jenisnya, dan kalau kita perhatikan, setiap kemasan plastik yang kita pakai itu ternyata memiliki logo dan kode daur ulang.

Arti Kode Daur Ulang Plastik
 
1. Polyethylene Terephthalate (PET)
Kemasan plastik dengan kode daur ulang 1 ini termasuk kemasan plastik yang aman, warnanya transparan (bening). Banyak digunakan pada botol-botol air minum kemasan.


2. High-Density Polyethylene (HDPET)
Jenis plastik ini lebih tahan panas dan kaku dengan warna putih susu (tidak jernih/bening). Banyak digunakan pada botol detergent, botol shampoo, botol kosmetik.

3. Polyvinyl Chloride (PVC)
Plastik jenis ini termasuk sulit untuk didaur ulang. Banyak digunakan pada pipa, kusen jendela, mainan anak-anak, kursi plastik.

4. Low-Density Polyethylene (LDPE)
Plastik jenis ini flexible, banyak digunakan sebagai wadah untuk menampung makanan. Meskipun sulit dihancurkan tetapi bisa didaur ulang menjadi tong sampah. Yang termasuk jenis plastik ini yaitu plastik-plastik kiloan yang sering kita jumpai di warung-warung.

5. Polypropylene (PP)
Jenis plastik ini banyak digunakan pada tutup botol, tupperware, botol-botol obat.

6. Polysterene
Jenis plastik ini kita lebih mengenalnya sebagai Styrofoam dan digunakan sebagai tempat makanan. Jenis ini sulit untuk didaur ulang dan banyak negara yang telah melarang pemakaiannya.

7. Other (Lain-Lain)
Jenis plastik ini adalah jenis plastik yang tidak termasuk jenis 1 -6 dan sangat sulit untuk didaur ulang. Banyak digunakan pada peralatan rumah tangga, seperti melamine.

Nah...sekarang kalian semua juga jadi ikut tahu kan dengan logo kode-kode kemasan plastik yang sering kita pakai? Dan alangkah baiknya, mulai sekarang kita lebih bijak lagi dalam menggunakan barang-barang yang berbahan dasar plastik.

Memang rasanya kita nggak mungkin sekali untuk menghindari pemakaian produk-produk yang berbahan dasar plastik. Karena pada dasarnya kemasan/produk-produk yang berbahan dasar plastik ini sangat flexible, ringan, lebih tahan lama, dan juga lebih efisien. Namun disisi lain, penggunaan kemasan plastik sangat berdampak pada lingkungan. Bahkan sampah plastik di Indonesia, memenpati posisi kedua setelah sampah sisa makanan.

Melalui Bincang Bersama ini, The Coca-Cola Company memberikan edukasi dan mengajak kita untuk #BeraniMengubah sampah plastik menjadi produk daur ulang yang memiliki nilai manfaat dan pemakaian yang lebih lama, yaitu melalui gerakan Plastic Reborn #BeraniMengubah, sejalan dengan komitmennya mewujudkan World Without Waste.

Disesi Workshop, kita diperlihatkan beberapa contoh produk hasil daur ulang plastik, bahkan kita juga diberikan kesempatan untuk belajar secara langsung cara mendaur ulang plastik dengan mudah menjadi pouch/dompet yang bisa kita pakai untuk tempat kosmetik, tempat pensil, atau tempat hp. Ternyata caranya sangat mudah lho...dan kita bisa mempraktekkannya sendiri dirumah.
Mau tahu caranya?
Caranya yaitu;
1. Kita siapkan botol bekas kemasan air minum, lalu kemudian kita potong dengan cutter/pisau bagian atas dibawah lekukannya dan juga kita potong bagian penutup bawahnya, kemudian kita belah 2 dari atas ke bawah.


2. Setelah itu kita setrika dengan dialasi kain agar rata dan tidak melengkung lagi. Perhatikan suhu setrika agar tidak terlalu panas, agar potongan tadi juga tidak meleleh ya.

3. Setelah disetrika, lalu kita jahit sesuai model pouch/dompet yang kita inginkan. Dan untuk mempercantik, bisa kita kasih pelapis pita warna-warni untuk bagian tepi-tepinya.
Gimana? tertarik untuk mencobanya sendiri? why not?
Bahkan produk-produk hasil daur ulang ini bernilai jual tinggi lho...

Selain pouch/dompet, berikut ini adalah beberapa contoh produk hasil daur ulang plastik yang juga bisa kita produksi sendiri dengan mudah;
Keranjang Baju hasil daur ulang dari botol air minum kemasan
Tatakan panas dan juga Ubin hasil daur ulang dari tutup botol plastik
Tas, Card Holder, Kipas, Asbak, dompet dll semua hasil daur ulang plastik
Sangat menarik bukan?

Melalui edukasi ini, The Coca-Cola Company mengharapkan agar kita lebih peduli lingkungan dan lebih banyak berkontribusi dalam mengatasi sampah plastik dengan circular economy.
Sebagai masyarakat, kita harus bisa lebih bijaksana dalam menggunakan plastik dan dalam penanganan sampahnya. Kita harus mulai membangun kesadaran diri untuk tidak membuang sampah dimana saja, dan kita harus mulai membiasakan memilah dan mengumpulkan sampah plastik dalam satu tempat sehingga akan lebih mudah untuk dikumpulkan para pengumpul sampah plastik (pemulung) untuk dibawa ke tempat daur ulang plastik.
Sebagai konsumen modern, alangkah lebih baiknya pula kita mulai mengakrabkan diri dengan produk-produk hasil daur ulang sampah plastik tersebut. Toh produk-produk hasil recycle tersebut juga tidak kalah menarik dengan produk-produk branded kan?

Yukk...biasakan diri dari sekarang...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar